Metodelogi Pengembangan Aplikasi ‘SCRUM’


Metodelogi SCRUM Pada Pengembangan Proyek

Scrum is an iterative and incremental agile software development method for managing software projects and product or application development.”

Gambar

Gambar 1. Proses dari scrum

Wikipedia menjelaskan bahwa scrum adalah metodelogi pengembangan untuk mengelola proyek software, produk atau pengembangan aplikasi yang bersifat iterative, incremental, dan agile.

Beberapa istilah pada Scrum :

Product owner

=>Stakeholder yang merepresentasikan bisnis.

Scrum master

=>Menjaga tim developer untuk fokus pada penyelesaian tujuan.

Sprint

=>Waktu pengerjaan task/tugas dalam satu periode yang telah ditentukan, misalnya satu minggu, satu bulan, atau beberapa bulan

Sprint planning

=>Perencanaan waktu pengerjaan tugas.

Product backlog

=>List Pekerjaan yang akan dikerjakan. Product backlog ini adalah output dari sprint planning

Sprint review

=>Evaluasi hasil sprint yang telah dilalui

Daily scrum

=>Rapat singkat tiap hari yang berisi evaluasi, penentuan tugas untuk masing-masing developer, mencatat dan menyelesaikan kendala yang ada

Potentially shippable

=>Hasil dari pengembangan yang siap untuk dideliver ke user

Sprint burn down

=>Progress pengerjaan yang digambarkan dengan sisa pekerjaan saat ini setelah dikurangi dengan pekerjaan yang telah diselesaikan.

Scrum dimulai dengan Sprint planning, yaitu rapat untuk menyiapkan product backlog baik untuk pekerjaan analisis, perancangan, development, testing, dan pekerjaan non teknis lainnya. Product backlog lalu dijadikan tugas-tugas yang dibagikan kepada tim-tim developer. Lama rapat sprint planning sekitar delapan jam. Empat jam pertama rapat product owner dengan tim developer. Empat jam kedua berisi rapat internal tim developer.

Setiap hari, dilakukan daily scrum yang dihadiri perwakilan dari masing-masing tim. Di dalamnya membahas tentang apa yang telah dilakukan masing-masing tim, apa yang dilakukan sebelum rapat mendatang, apakah ada kendala yang menghambat, dan kordinasi antar tim. Hasilnya dapat divisualisasikan dengan sprint burn down yang berisi grafik penurun jumlah sisa pekerjaan.

Gambar

Gambar 2. Burndown Chart

Sprint dianggap selesai manakala semua backlog yang ditentukan pada spring planning sudah dikerjakan. Idealnya sprint dilakukan selama 7-30 hari.  Setelah itu, dilakukan sprint review yang berupa rapat untuk mengevaluasi sprint yang telah dilalui. Agenda dari spring review adalah review pekerjaan yang sudah atau belum selesai, demo program/aplikasi yang sudah selesai kepada stakeholder. Sprint review idealnya memakan waktu sekitar 4 jam.

Project Management Scrum

Untuk memudahkan monitoring, setiap tim membuat taskboard yang berisi user story, to do, in process, to verify, dan done. Berikut contoh taskboard.

 Gambar

Gambar 3. taskboard secara umum

 Gambar

Gambar 4. taskboard menggunakan papan-kertas yang ditempelkan dengan magnet

 Gambar

Gambar 5. menggunakan Microsoft outlook

User story

User story adalah salah satu artifak utama dari agile development, termasuk Scrum. User story merupakan pendefinisian requirement tingkat tinggi yang di dalamnya terdapat user, role, dan apa yang bisa dilakukan oleh role tersebut.

Contoh dari user story :

  1. “saya sebagai dosen dapat menentukan nilai”
  2. Gambar
  3. Gambar

User story menggantikan use case dengan pendefinisian lebih baik. User story tersebut didefinisikan oleh user yang ditampung oleh developer (scrum master). Oleh karena itu, proses komunikasi yang terjadi diharapkan menjadi lebih baik dan jelas agar meminimalisir kesalahpahaman dalam menentukan user requirement.

Referensi

  1. http://www.mountaingoatsoftware.com/
  2. http://en.wikipedia.org/wiki/User_story
  3. http://en.wikipedia.org/wiki/Scrum_(development)
Comments
3 Responses to “Metodelogi Pengembangan Aplikasi ‘SCRUM’”
  1. Hadid Mubarak says:

    referensi yang baik mas.. makasih banyak🙂

  2. Pada saat Sprint Planning Product Backlog sudah siap untuk dibahas. Yang dihasilkan pada saat Sprint Planning adalah Sprint Backlog.

    Untuk lengkapnya bisa membaca Scrum Guide di http://www.scrum.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: