Tugas Akhir tentang Business Intelligence


Business Intelligence tampaknya mulai marak di Indonesia. Korporasi memanfaatkan business intelligence sebagai pendukung pengambilan keputusan agar keputusan yang diambil didasari oleh data/fact yang dialami oleh korporat tersebut. Begitu pula dengan dunia pendidikan, semakin banyak yang mengambil topik tentang business intelligence. Bahkan, ITB memiliki ‘prodi’ S2 tentang business intelligence. Sebenarnya saya tertarik mengambil S2 tersebut tapi sayang belum ada dana dan harus fokus cari nafkah dulu. Jadi saya learning by doing project dan membaca referensi yang terkait business intelligence. Dan memang pengetahuan dan kemampuan akan lebih berkembang saat kita sambil mengimplementasikannya. Bener ga? Hehe

Beberapa waktu ini diajak diskusi oleh beberapa mahasiswa S1 yang mengambil topik tentang business intelligence. Terus terang saya senang, karena bisa berdiskusi dengan orang yang juga tertarik dengan business intelligence. Saya juga sempat menjadi penguji sidang tugas akhir mahasiswa S1 yang mengambil topik tentang business intelligence. Dalam sidang tersebut, penguji lain biasanya bertanya tentang metodelogi penelitian, konteks data, dan sebagainya. Sedangkan saya –sebagai penguji dari non dosen- biasanya bertanya tentang konsep dasar business intelligence, data warehouse, workflow pembangunannya, dan sebagainya.

Dari beberapa kali menguji, ada beberapa poin yang harus diperhatikan oleh mahasiswa yang mengambil topik ini :

–          Pahami apa yang ditulis pada buku TA

Misalnya, pada buku TA terdapat pembahasan tentang data warehouse, namun saat ditanya apa itu star schema, tabel fakta, tabel dimensi belum bisa menjawab dengan baik dan percaya diri. Dasar teori (atau apapun itu namanya) adalah teori yang mendukung pengerjaan tugas akhir, bukan sekedar mempertebal buku TA. Menulis teori pada bagian tersebut, berarti kita memahami teori tersebut, dan teori tersebut digunakan pada suatu bagian pengerjaan TA itu sendiri.

–          Pahami konsep ‘project’

Sebenarnya tidak hanya BI, pengerjaan suatu TA yang berkaitan dengan pihak ketiga, perlu validasi, komunikasi, dan konfirmasi yang baik dengan pihak tersebut. Misalnya judulnya adalah pengembangan BI pada bagian akademik. Maka kita perlu mengumpulkan ‘masalah’ dari bagian akademik yang dapat dibantu dengan tools/metode yang akan kita propose. Setelah itu kita analisis, carikan solusi yang tepat, membangun solusi, dan mengkonfirmasi apakah solusi tersebut dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah yang ada atau tidak.

–          Pahami konsep BI

BI cakupannya cukup luas, mulai dari data prepation sampai data presentation. Kita dapat mempertajam di salah satu fasenya sebagai ‘nilai jual’ pada saat sidang. Misalnya fokus didalam data preparation di bagian data cleansing. Untuk bagian ini saja, kita sudah bisa menghasilkan sebuah hasil analisis metode apa yang optimal untuk menangani data seperti data yang digunakan pada TA. Jadi bukan sekedar membuat analysis view atau report dari data ‘excel’

–          Kompleksitas

Mirip dengan statement sebelumnya, “Jadi bukan sekedar membuat analysis view atau report dari data ‘excel’ ”. Penguji akan menilai juga effort yang dikeluarkan oleh mahasiswa dalam mengerjakan TA. Ada baiknya tidak hanya membuat tampilan analysis view, report dari excel/database. Membuat integrasi dengan CAS sebagai single sign on (sso), membuat portal berbasis web, membuat dashboard menggunakan highchart atau CDF adalah contoh nilai tambah dari TA tersebut. Karena selain menambah kompleksitas TA, pembuatannya dapat memperkaya kegunaan dari business intelligence tersebut.

–          TA dan PA beda

Tugas akhir untuk S1, selain fitur BI-nya berjalan dengan secara fungsional, tugas akhir dituntut memiliki analisis yang dalam dan dapat dipertanggungjawabkan. Misal, mengapa kualitas nilai akademik mahasiswa 2012 di bawah tahun 2011? Setelah dianalisis, ternyata disebabkan oleh passing grade yang lebih rendah pada saat penerimaan mahasiswa baru.

Saya yakin business intelligence akan semakin diminati oleh korporasi maupun governance. So, mari memperdalam keilmuan dan skill di bidang ini. Hehehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: